Langkah Trading 1 Jam Dengan Pair USDJPY

Langkah Trading 1 Jam Dengan Pair USD/JPY

Trading dalam time frame 1 jam sebenarnya lumayan menjanjikan. Bahkan juga langkah trading 1 jam telah banyak diterapkan untuk menyuap keuntungan dari pasar forex. Banyak yang memandang durasi waktu ini ialah waktu bagus untuk manfaatkan kesempatan pasar tak perlu lama-lama menimbang bermacam factor yang memengaruhi sentimen pasar. Bagaimana aplikasinya untuk pasar USD/JPY?

Kenapa Harus Time Frame 1 Jam?

Chart trading forex selalu bergerak turun naik sesuai peralihan harga yang terjadi. Anda dapat menyaksikan peralihan diagram sesuai time frame yang diharapkan, dimulai dari 1 detik, 1 menit, 1 jam, dan ada banyak kembali. Time frame yang Anda tentukan punya pengaruh pada wujud diagram.

Time frame dalam trading forex bisa tentukan Setop Loss dan Risk dan Penghargaan. Ini dapat berpengaruh pada keuntungan atau loss Anda nanti. Disamping itu, time frame dalam trading forex jadi refleksi emosi dan sentimen aktor pasar. Misalnya, bila Anda memakai langkah trading 1 jam, maka kelihatan peralihan emosi aktor pasar di dalam 1 jam paling akhir. Begitu juga bila Anda memakai time frame 1 menit atau satu hari.

Baca Juga :  Belajar Jadi Trader yang Sukses Keuntungan Konsisten

1. Pemikiran Noise

Tidak ada kelirunya lakukan trading dengan masa saat yang singkat seperti trading 1 menit atau 5 menit. Biasanya sistem ini dipakai oleh scalper. Tetapi, harus diingat jika waktu periode trading yang cepat ini riskan banyak memiliki noise. Hingga, seringkali Anda mendapati gerakan harga yang terukur dan kuat tetapi sebenarnya kurang memiliki arti bila dibanding dengan gerakan harga 1 jam.

2. Atur Setop Loss

Kesusahan tentukan Setop Loss kerap dirasakan oleh Scalper karena mereka condong memakai time frame yang rendah. Tetapi di langkah trading 1 jam, penetapan Setop Loss dapat semakin bagus.

Baca Juga :  Langkah Trading Ganda Spike untuk Manfaatkan Reversal

3. Menahan Overtrading

Tidak seperti langkah trading 1 jam, trading dengan time frame singkat bisa memacu overtrading. Trader semakin lebih tertarik untuk memasangkan status saat menyaksikan signal trading yang banyak muncul. Itu penyebabnya taktik scalping tidak dianjurkan untuk yang baru memulai. Untuk menghindariinya perlu disiplin yang tinggi dan psikis yang kuat.

Umumnya pada time frame 1 jam, peralihan emosi aktor pasar dan dinamika harga yang diperlihatkan condong lebih gampang dibaca. Langkah trading 1 jam dapat menjadi pilihan yang bagus karena time frame yang dipakai dapat memberinya cukup data untuk analitis tak perlu menanti kelamaan.

Trading 1 Jam Dengan USD/JPY

Dasar trading di pasar USD/JPY ialah memakai sistem Price Action dengan candlestick yang diatur dalam time frame 1 jam. Disamping itu, Anda tidak membutuhkan tanda apa saja selainnya konsentrasi pada chart.

Baca Juga :  Strategi Khusus Short Selling untuk Pemula 2021

Sesion pasar yang dianjurkan ialah trading di pasar Asia, yakni pada 07:00 WIB sampai 16:00 WIB, karena pair USD/JPY aktif diperjualbelikan dari jam 06.00 WIB sampai 09:00 WIB. Disamping itu, awalnya sesion perdagangan New York atau pada pukul 19:00 WIB sampai 22:00 WIB dapat menjadi opsi waktu trading yang bagus.

Cara yang bisa Anda turuti dalam langkah trading 1 jam dengan USD/JPY ialah:

  • Nantikan sampai candlestick pertama di pasar Asia ditutup (periode waktu 1 jam). Konsentrasi pada pair USD/JPY.
  • Pasang 2 pending order, yakni sell setop dan buy setop masing-masing 2 pips dari Low dan High candlestick sebagai referensi.
  • Setop Loss dapat ditetapkan sebesar beda High ke Low candlestick referensi, selanjutnya ditambahkan 2 pips.
  • Saat salah satunya pending order tereksekusi, gagalkan pending order lainnya.
  • Bidik keuntungan minimal 20 pips.
Baca Juga :  Pahami 4 Indikator Analisis Teknikal Dalam Melihat Trend!

Langkah Trading 1 Jam Dengan Pair USDJPY

Untuk setting trading Sell bisa disaksikan dalam diagram ini. Sedang setting untuk Buy dapat disaksikan dalam diagram ini.

Langkah Trading 1 Jam Dengan Pair USDJPY

Apa yang Perlu Jadi perhatian Dari USD/JPY?

Pasar USD/JPY sebagai salah satunya pasangan mata uang yang lumayan besar volume perdagangannya. Tetapi, banyak trader forex yang memandang pair mata uang ini susah dimengerti arah gerakan harga.

Umumnya, Bank Sentra Jepang atau BoJ usaha untuk memperlemah nilai ganti Yen pada Dolar. Argumennya ialah karena Jepang benar-benar tergantung pada bidang export.

Yen cukup terkenal sebagai opsi khusus carry trade karena tingkat suku bunga Yen benar-benar rendah. Sepanjang 5 tahun terakhir, suku bunga Jepang ialah -0.1%. Bila Anda tertarik mengaplikasikan langkah trading 1 jam di pasar USD/JPY, ada faktor-faktor pendorong nilai Yen yang menjadi referensi.

Baca Juga :  Tips Sukses Day Trading Khusus Pemula

1. Mata Uang Yuan (China)

Sama dengan China, Jepang benar-benar tergantung pada exportnya . Maka, bila China sesuaikan nilai ganti mata uangnya sampai semakin kuat, karena itu produk export Jepang akan berkompetisi lewat produk China. Bila ini terjadi, peluang BoJ
akan hentikan interferensi untuk memperlemah nilai Yen.

2. Harga Minyak Dunia

Harga minyak dunia yang tinggi mempunyai potensi mengusik manufacturing dan kemajuan ekonomi Jepang. Mengakibatkan, ongkos produksi jadi mahal.

3. Penganekaragaman Asset dan Cadangan Devisa Jepang

Jepang simpan US Dollar dengan jumlah besar untuk jadi persediaan devisa. Disamping itu, Jepang dijumpai beli beragam saham blue-chip dari Amerika Serikat untuk penganekaragaman asset. Bila Jepang memilih untuk jual cadangan Dolar secara besar, karena itu nilai USD di pasar akan menurun.

Baca Juga :  Strategi Trading Untuk Meningkatkan Account Kecil

Beberapa data esensial yang bisa jadi perhatian dalam trading USD/JPY ialah:

  • FOMC Rate Decision atau FOMC Atatement: informasi tingkat suku bunga Amerika Serikat.
  • Data Non Farm Payrolls AS: Data jumlah tenaga kerja baru AS di luar sektor pertanian.
  • FOMC Rapat Minutes: Laporan hasil tatap muka anggota FOMC yang berisi deskripsi tingkat suku bunga The Fed.
  • BoJ Monetary Kebijakan Pernyataan: Informasi tingkat suku bunga dari bank sentra Jepang.
  • Japan Preliminary GDP q/q (per kuartal): Data kemajuan ekonomi Jepang.
  • Tankan Manufaktur Indeks: Index hasil survey bidang manufacturing Jepang.
  • Core Machinary Orders: Data pembelian mesin dan perlengkapan yang diterima bidang swasta.
Baca Juga :  Taktik Trading Paling Pas Untuk Part Time Trader

Keuntungan dan Rugi Trading 1 Jam USD/JPY

Langkah trading 1 jam memanglah tidak prima. Sama dengan sistem trading lainnya, sistem ini mempunyai keuntungan dan rugi. Sebaiknya Anda menimbang baik dan jeleknya saat sebelum mengimplementasikannya dalam kegiatan trading Anda.

1. Keuntungan Trading 1 Jam

Keuntungan dari langkah trading 1 jam ialah karena sistem ini memercayakan Price Action. Mekanisme ini gampang untuk dipahami dan diterapkan. Anda perlu trading 1x satu hari hingga meninimalisir overtrading. Pemakaian satu time frame dan satu pair mata uang mempermudah Anda saat membuat keputusan. Pada dasarnya, ini sebagai sistem yang pas untuk trader yang mempunyai tugas full time.

2. Rugi Trading 1 Jam

Rugi khusus dari sistem trading ini ialah rasio risk dan rewards yang tidak besar. Apa lagi, pasar Asia yang kadang susah dimengerti bisa mengakibatkan trader cemas dan langsung Keluar.

Baca Juga :  Sistem Dari Perdagangan Trading Forex Online 2021

Sama dengan taktik lainnya, sistem ini mempunyai kebatasan dan beresiko bila tidak digerakkan secara berhati-hati. Karena itu, pakailah Money Manajemen yang bagus supaya hasil trading Anda stabil keuntungan.

Originally posted 2021-08-12 22:27:24.

Check Also

Langkah Diagnosis Bullish Reversal Dengan Skema Unique Three Rivers

Langkah Diagnosis Bullish Reversal Dengan Skema Unique Three Rivers

Salah satunya ciri-ciri reversal atau rejection ialah timbulnya Pin Bar pada chart. Pada umumnya, Pin …